Anak Sekarang vs Orang Dulu

Anak sekarang enak ya..baru masuk aja gajinya sudah 1 juta lebih.Jaman kita dulu pertama kali masuk, gaji cuma 20 ribu“. Pernah dengar yang seperti ini? Kalau saya sih sering. Apalagi saya adalah “anak sekarang” yang bekerja di unit yang banyak “orang dulu”-nya. Dan cara berbicara mereka kebanyakan (menurut saya) mengandung nyinyir dan seolah-olah dunia tidak adil kepada mereka,hahaha..
Merasa terpojok? Yah..sedikit sih.. :-p

Padahal kalau dipikir-pikir, apa iya sih, anak sekarang lebih enak daripada orang dulu? Coba kita telaah satu persatu ya… ;-)
1. Mereka bilang, gaji anak sekarang lebih besar.
Saya bilang, nggak juga.

20 ribu jaman sekarang memang sedikit sekali, mungkin setara uang saku anak SMA. Tapi tahun 1960-an uang segitu bisa jadi sama dengan uang 1 juta sekarang kan? Jangan melihat satuan di belakangnya deh..juta! Kayaknya banyak gitu ya..Tapi lihat depannya, cuma 1! Apa bisa buat foya-foya sebulan? Bisa nutup tagihan ini itu aja sudah sujud syukur deh..

2. Mereka bilang, anak sekarang belum diangkat pegawai tetap sudah dapat tunjangan dan fasilitas macam-macam.
Saya bilang, itu sudah layak dan sepantasnya.

Bukannya saya jual mahal dan tidak menghargai orang dulu sih..tapi bukankah sudah seharusnya achievement berbanding lurus dengan reward? Saya anggap fasilitas dll itu adalah reward dan kemampuan personal adalah achievement. Jaman sekarang kan lebih sulit untuk jadi pegawai daripada jaman dulu. Orang dulu hanya lulusan SD saja sudah bisa jadi pegawai. Kalau ada yang S1 bisa langsung jadi bos. Bisa komputer & bhs. Inggris pasti sudah dianggap hebat. Sekarang? Lulusan S1 bisa-bisa cuma bisa jadi pegawai rendahan, yang disuruh sana-sini, seperti saya :-D Nggak disuruh buatin kopi untuk Si Bos aja sudah bagus tuh.. (Untung saya nggak pernah,hehe..)

3. Mereka bilang, anak sekarang dimanja kalau dinas luar boleh naik pesawat, orang dulu kalau bukan bos nggak boleh naik pesawat.
Saya bilang, hari gini gitu loh, tiket pesawat murah kalee..
(agak esmosi dikit nih!)
Jaman dulu kan tiket pesawat masih di atas 1 juta, ya jelas cuma bos-bos aja yang boleh naik pesawat. Nah sekarang kan sudah banyak penerbangan murah. Malang-Jakarta 400 ribu juga dapet. Bahkan kalau promo bisa separuhnya tuh. Saya pernah tanya ke bagian keuangan, bahwa yang dipersoalkan bukan transportasinya, tapi anggarannya. Jadi kalau semisal anggaran 400 ribu itu normalnya harus lewat jalan darat, tapi kalau ada tiket pesawat di bawah harga itu ya silakan saja. Jadi jangan keburu keki dulu kalau ada anak sekarang yang dibolehin naik pesawat! :-D

Jadi bagaimana? masih sirik sama anak sekarang?hehe..

Saya rasa uraian saya cukup logis bukan? Jadi, kalau ada orang yang mendapat lebih dari kita, jangan keburu sirik dulu..siapa tau mereka memang harus melakukan lebih dari yang kita lakukan. Lagipula jaman dulu dan jaman sekarang jelas-jelas berbeda. Kalau almarhum bapak saya bilang, “klemben,klemben… roti roti; biyen yo biyen, saiki yo saiki:-P

1 comment for “Anak Sekarang vs Orang Dulu

  1. Avatar of Alfanur Rizal
    July 23, 2012 at 10:43 am

    hahahaaa…, yap sist :)

Leave a Reply